Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan
Manfaat Daun Ketumbar Bagi Kesehatan
daun ketumbar | foto:bibitbunga.com
Masyarakat Indonesia menggunakan ketumbar sebagai bahan masakannya. Namun dibeberapa Negara seperti Thailand dan Meksiko menggunakan daun ketumbar pada masakan khas Negara tersebut. Selain dijadikan sebagai bahan masakan, ternyata daun ketumbar ini memiliki manfaat bagi kesehatan.

Berikut ini adalah manfaat dari daun ketumbar yang dikutip dari laman VivaLife dalam 7 manfaat kesehatan daun ketumbar.

Mencegah batu ginjal

Daun ketumbar merupakan diuretik alami yang dapat meningkatkan fungsi ginjal sehingga akan dorongan anda untuk lebih sering buang air. Sehingga akan mendetoksifikasi ginjal dan menjaganya tetap sehat. Tidak hanya itu, daun ketumbar memiliki manfaat lain yang mampu menyembuhkan berbagai infeksi yang terjadi pada saluran kemih.

Mengurangi risiko diabetes

Daun ketumbar dikenal juga sebagai pencegah diabetes alami. Hal ini karena dalam daun ketumbar mengandungan natrium dan kalium. Selain mengurangi risiko diabetes, juga dapat menurunkan kolesterol.

Mengurangi kecemasan dan membuat tidur menjadi nyenyak

Fungsi daun ketumbar dapat menenangkan saraf dan mengusir stres dengan cara melemaskan otot-otot tubuh. Sehingga dapat membuat tingkat kecemasan berkurang dengan sendirinya dan membuat anda tidur lebih nyenyak.

Detoksifikasi Tubuh

Sering mengonsumsi daun ketumbar dapat mendetoksifikasi tubuh yang dapat mendorong logam beracun seperti merkuri, aluminium, dan timah untuk dibuang dari dalam tubuh. Zat logam beracun tersebut jika berada lama di tubuh manusia dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti infertilitas hingga demensia.

Mencegah anemia

Kandungan zat besi dalam daun ketumbar mampu mencegah anemia. Selain itu juga dapat membantu membersihkan darah dan memproduksi darah baru.

Menyehatkan Mata

Ingin menyehatkan mata, cobalah mengonsumsi daun ketumbar. Kandungan antioksidan didalamnya dapat menyehatkan mata. Daun ini juga digunakan sebagai obat terhadap konjungtivitis.

Membantu penderita Alzheimer

Daun ketumbar merupakan sumber vitamin K, sehingga baik dalam membatasi kerusakan saraf yang disebabkan penyakit Alzheimer. Sering mengonsumsi daun ketumbar dapat mempertajam memori.


Itulah 7 manfaat dari daun ketumbar, semoga bermanfaat.
Manfaat Kacang Walnut Untuk Kesehatan Otak
Dalam bertambahnya usia, kemampuan otak juga mulai menurun. Sehingga sebaiknya kita menjaga kesehatan otak agar kemampuan untuk mengingat dan berpikir masih tajam ketika memasuki usia senja. Walaupun sebenarnya hal ini tidak dapat lagi dihindari, tapi kita sebaiknya menjaganya agar kemampuannya tidak cepat menurun.


Salah satu untuk menjaga fungsi otak tetap maksimal adalah dengan mengonsumsi segenggam walnut setiap hari. Uniknya kacang walnut ini bentuknya menyerupai otak. Walnut mengandung banyak antioksidan, asam lemak omega-3, dan asam alfa linoleat (ALA) di dalamnya. ALA adalah asam lemak omega-3 yang biasa ditemukan dalam tanaman dan telah terbukti bermanfaat untuk meningkatkan fungsi jantung dan otak.

Sebuah penelitian dari David Geffen School of Medicine di UCLA mengungkap bahwa mengonsumsi segenggam walnut bisa meningkatkan kemampuan berpikir seseorang dan meningkatkan performa otak mereka. Dalam penelitian tersebut terdapat partisipan yang berusia 20 hingga 90 tahun yang diminta melakukan tes fungsi kognitif. Hasilnya mereka mengonsumsi sedikit walnut memiliki kemampuan di bawah partisipan yang mengonsumsi walnut setiap hari. Hasil penelitian diterbitkan dalam Journal of Nutrition health & Aging, seperti dilansir oleh Daily Health Post.

"Tak selamanya sebuah penelitian memberikan saran yang cukup sederhana seperti mengonsumsi segenggam walnut setiap hari, sebagai bagian dari diet, untuk meningkatkan kemampuan kognitif seseorang," ungkap Dr Lenore Arab, ketua penelitian.


Itulah fungsi kacang walnut bagi kesehatan otak, semoga bermanfaat.
Kurangi Potensi Alergi Kacang Dengan Cara Mengonsumsi Kacang
Sebagian dari kita pasti pernah mengalami alergi, dan salah satu makanan yang penyebab alergi adalah kacang. Kacang merupakan salah satu alergen atau penyebab alergi. Namun berdasarkan studi hal ini bisa dihindari.


Dilansir health liputan 6, ada cara untuk mengatasi alergi kacang, yaitu dengan sering mengonsumsi snack yang mengandung selai kacang. Menurut studi yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine mengatakan bahwa ini dapat mengurangi reaksi alergi pada anak hingga 70-80 persen.

Beberapa dokter anak menyarankan untuk tidak memberikan anak makanan yang mengandung kacang sebelum mereka berumur tiga tahun. Namun riset ini mengatakan sebaliknya, yaitu dengan memberikan lebih awal dari itu tetapi dengan cara berhati-hati.

Penelitian ini dilakukan terhadap 600 anak-anak yang berisiko mengalami alergi kacang. "Kami percaya bahwa hasil penelitian ini menarik dan peningkatan prevalensi anak yang alergi kacang terus meningkat," terang ahli alergi Rebecca Gruchala dan dr. Hugh Sampson di jurnal ini seperti dilansir NY Daily News.

Dalam jurna tersebut, dokter menyarankan bayi berusia 4-8 bulan yang memiliki risiko alergi kacang untuk melakukan tes alergi. Jika bayi tidak memiliki reaksi alergi, di atas usia enam bulan bisa mulai diberikan makanan mengandung kacang tiga kali seminggu. 


Reaksi alergi kacang pada seseorang bisa berbeda-beda dan juga terkadang dapat mematikan. Salah satu reaksi alergi kacang bernama anfilaksi yang dapat menyebabkan tenggorokan membengkak dan tekanan darah turun drastis.
Buah dan Sayuran Yang Dapat Menjadi Pewarna Alami Makanan
Tahukah anda bahwa anda dapat membuat pewarna makanan dari buah dan sayuran. Ini dapat mencegah anda dari pewarna buatan yang dapat merusak kesehatan. Selain sehat anda juga dapat membuat pewarna alami ini dengan mudah di rumah Anda.


Dilansir LifeStyle Okezone berikut beberapa warna yang bisa dibuat dari sejumlah buah, sayuran dan bahan makanan lainnya.

Warna cokelat

Untuk membuat warna cokelat Anda dapat menggunakan kayu manis, cengkeh, dan lada hitam. Panggang bahan-bahan tersebut pada panci selama lima-enam menit dengan menggunakan api sedang. Selanjutnya giling campuran tersebut sampai halus untuk mendapatkan warna cokelat yang gelap.

Cara penggunaannya, didihkan campuran tersebut sampai mendapatkan warna cokelat hitam dan siap untuk digunakan sebagai pewarna bahan makanan.

Warna merah

Warna merah dapat dibuat dengan menggunakan jus akar bit yang menghasilkan warna merah yang baik untuk makanan. Selain akar bit, bubuk cabai merah atau tomat juga dapat memberikan warna merah untuk masakan kari.

Warna oranye

Warna oranye dapat anda buat dengan menggunakan wortel. Rasa wortel tidak manis, sehingga pewarna ini tidak akan mengubah rasa makanan. Selain itu alternatif lain adalah kulit jeruk juga dapat menjadi bahan pewarna oranye dengan cara dihancurkan.

Warna hijau

Warna hijau dapat dibuat dari alpukat atau bayam. Caranya dengan menghaluskan alpukat dan bayam  dan campur dengan bahan makanan yang ingin anda warnai.

Warna kuning

Warna kuning yang bagus adalah berasal dari kunyit dan saffron (kuma-kuma). kuma-kuma merupakan bumbu yang biasa digunakan untuk membuat nasi briyani menjadi berwarna kuning. Namun sebaiknya untuk menggunakan jumlah yang sangat sedikit karena pewarna makanan ini dapat mengubah rasa makanan.

Warna merah muda atau pink

Warna merah muda dapat dibuat dari raspberry dan jus strawberry.

Biru dan ungu

Warna biru dan ungu bisa didapatkan dari blueberry dan blackberry. Caranya dengan menumbuk keduanya untuk mendapatkan sari warna makanan yang baik.


Itulah beberapa jenis buah dan sayuran yang dapat dijadikan sebagai bahan pewarna alami makanan anda. semoga bermanfaat.
 Membuat Mie pangsit SEHAT Sendiri
Pangsit mie adalah salah satu menu favorit di Indonesia. Bila sudah menyantap makanan yang satu ini, bisa dibilang satu mangkok tidak akan cukup. Jika anda bosan dengan pangsit yg biasa, mari kita coba dengan mie sayur. Lebih sehat, enak bila mie dibuat sendiri. Tampilannya pun lebih segar dan menggoda.

Berikut ini adalah cara membuat mie pangsit sehat:



Bahan-bahan

Bahan mie hijau :

500 gram Terigu protein tinggi
3 butir Telur ayam
2 sdm Tepung sagu
100 cc Jus sawi / bayam
1 sdm Garam

Bahan ayam tabur:

500 gram Daging ayam cacah ( Dada )
7 butir Bawang merah
3 butir Bawang putih
2 batang Daun pre
secukupnya Garam
secukupnya Gula
secukupnya Merica
secukupnya Kecap Manis

Pangsit :

20 lembar Kulit pangsit yg sdh jadi
secukupnya ayam untuk isi pangsit (ambil ayam tabur)

Saus pangsit (ukuran untuk per porsi ) :

2 sdm kecap asin
1/4 sdt merica
1/4 sdt minyak wijen
1/2 sdt kaldu ayam bubuk
1 sdm minyak bawang

Kuah pangsit :

2 liter air kaldu ayam
secukupnya garam,merica
secukupnya bubuk kaldu ayam
utk taburan kuah daun bawang

Langkah Pembuatan

  1. Cara membuat mie hijau:
    Campur terigu + telur + garam . uleni, tambahkan air jus sayur sawi (sekaligus dengan ampasnya) sedikit-sedikit. Uleni sampai kalis. Biarkan 15 menit. Giling dengan penggiling mie. Jangan lupa taburkan tepung sagu saat menggiling mie.
    cara membuat mie hijau
  2. Siapkan air di panci hingga mendidih, tambahkan sedikit minyak goreng agar tidak lengket. masukkan mie hijau, aduk dengan sumpit. Jangan terlalu lembek. Tiriskan. Lalu campur dengan saus hingga rata.
    cara membuat mie hijau
  3. Tambahkan ayam cincang, sawi rebus, bawang merah goreng dan pangsit (bisa direbus atau digoreng)
    cara membuat mie hijau 
  4. Mie Ayam Pangsit Sehat dan Lezat siap dihidangkan

Tips

  • Saat menggiling adonan mie dengan alat penggiling mie, harus digiling berulang-ulang sambil ditaburi tepung sagu agar tidak lengket.
  • Adonan yang terlalu lembek akan membuat mie lengket. Jadi harus digiling lagi sambil ditaburi tepung sagu, agar saat dipotong dengan mesin hasilnya akan bagus. Tidak lengket tapi terurai cantik.
  • Merebus mie juga jangan terlalu lembek karena akan mempengaruhi tekstur mie.
Selama ini diketahui kesehatan mata lebih dipengaruhi oleh konsumsi makanan yang kaya akan vitamin A seperti wortel. Namun kini studi mengungkapkan bahwa ada asupan lain yang sebenarnya juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata.

Disimpulkan oleh para peneliti dari berbagai hasil penelitian bahwa konsumsi makanan yang kaya akan vitamin E bisa mengurangi risiko terkena katarak hingga 25 persen. Selain dari bayam dan brokoli, asupan vitamin E bisa didapat dari kacang-kacangan, biji-bijian, kerang, minyak tumbuhan dan alpukat.

Ya, tim peneliti dari Qingdao University Medical College menyimpulkan hal ini berdasarkan pada 27 studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Public Health Nutrition.

"Hasil temuan kami memiliki implikasi klinis dan kesehatan yang penting sehubungan dengan pencegahan katarak. Terdapat penurunan risiko secara signifikan dengan mencukupi asupan vitamin E setiap hari," ujar pemimpin penelitian ini, Dr Yufei Zhang, seperti dikutip dari Daily Times, Selasa (26/5/2015).

Hasil penelitian Zhang dibenarkan oleh Dr Carrie Ruxton, ahli gizi dari Health Supplements Information Service (HSIS). Ia menyebutkan bahwa risiko katarak terkait usia dapat diturunkan dengan pemenuhan kebutuhan vitamin E.

"Vitamin E adalah antioksidan yang terdapat dalam lensa mata. Nah, stres oksidatif pada lensa mata yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti sinar matahari dan polusi lingkungan dapat mengurangi pertahanan antioksidan lensa dan meningkatkan risiko katarak," tutur Ruxton.

Oleh sebab itu, selain sebisa mungkin mengurangi terlalu banyak paparan sinar matahari secara langsung pada mata, ada baiknya juga Anda mulai mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E.

Source: health.detik.com